Jumat, 17 September 2010

Mengenal Desa Transmigrasi di Sitiung, Dharmasraya - Sumbar

Sitiung adalah salah satu daerah transmigrasi yang berada di kabupaten Dharmasraya, sebuah daerah yang awalnya adalah hutan belantara di 33 tahun yang lalu.
Sebelum mengenal desa-desa transmigrasi alangkah baiknya kita flash-back dulu sejarah dari pulau jawa.
Waduk Gajah Mungkur terletak 3 KM di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Perairan danau buatan ini dibuat dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu sungai Bengawan Solo.Mulai dibangun di akhir tahun 70-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Waduk dengan wilayah seluas kurang lebih 8800 ha di 7 kecamatan bisa mengairi sawah seluas 23600 ha di daerah Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan Sragen. Selain untuk memasok air minum Kota Wonogiri juga menghasilkan listrik dari PLTA sebesar 12,4 MegaWatt. Untuk membangun waduk ini pemerintah memindahkan penduduk yang tergusur perairan waduk dengan transmigrasi Bedhol Deso ke Sitiung,
Dari sinilah kisah daerah transmigrasi Sitiung bermula, dengan tekad dan semangat juang tinggi para transmigran memulai merambah dan mengolah tanah-tanah mereka, berbilang hari, berganti minggu, bulan tak terasa sudah 33 tahun mereka bergelut di daerah trans itu, berbagai halangan dan rintangan sudah mereka lewati.
Kini.... desa-desa itu sudah tumbuh dengan pesat, perbauran antara penduduk pribumi dengan penduduk trans sudah terjadi, bahkan bahasa daerah pun sudah menjadi 2 bahasa minang dan jawa.
Sungguh bangga rasanya menjadi salah satu pelaku sejarah pertumbuhan daerah trans...

1 komentar:

  1. mmg betul betul hebat idenya soeharto ya mas....

    BalasHapus